Hipermetropi: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Oleh Hani | 13 Jan 2026
Hipermetropi atau rabun dekat adalah gangguan penglihatan yang menyebabkan seseorang sulit melihat objek pada jarak dekat dengan jelas, sementara penglihatan jarak jauh masih dapat terlihat cukup baik. Kondisi ini dapat dialami oleh anak-anak hingga orang dewasa dan sering kali tidak disadari sejak awal.
Apa Itu Hipermetropi?
Hipermetropi terjadi ketika cahaya yang masuk ke mata difokuskan di belakang retina, bukan tepat di retina. Hal ini biasanya disebabkan oleh bentuk bola mata yang terlalu pendek atau kelengkungan kornea yang kurang maksimal, sehingga bayangan objek dekat menjadi kabur.
Gejala Hipermetropi
Beberapa gejala yang umum dialami oleh penderita hipermetropi antara lain:
-
Penglihatan kabur saat melihat objek dekat
-
Mata cepat lelah, terutama saat membaca atau menggunakan gadget
-
Sakit kepala atau pusing
-
Mata terasa perih atau tegang
-
Kesulitan fokus dalam waktu lama
Pada anak-anak, hipermetropi sering kali sulit terdeteksi karena mata masih mampu berakomodasi dengan baik, namun tetap perlu diwaspadai.
Penyebab Hipermetropi
Hipermetropi umumnya disebabkan oleh faktor genetik. Selain itu, bentuk bola mata yang tidak ideal atau kelainan pada kornea dan lensa mata juga dapat menjadi penyebabnya.
Cara Mengatasi Hipermetropi
Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi hipermetropi, antara lain:
-
Menggunakan kacamata atau lensa kontak dengan lensa cembung (positif)
-
Pemeriksaan mata secara rutin untuk memantau perubahan kondisi mata
-
Menjaga kesehatan mata, seperti mengatur jarak baca, pencahayaan yang baik, dan membatasi penggunaan gadget
-
Tindakan medis, seperti operasi refraktif (LASIK), pada kasus tertentu sesuai anjuran dokter mata
Pencegahan dan Perawatan
Meskipun hipermetropi tidak selalu dapat dicegah, deteksi dini sangat penting untuk mencegah ketegangan mata berlebih. Biasakan istirahat mata, konsumsi makanan bergizi, dan lakukan pemeriksaan mata secara berkala.
Dengan penanganan yang tepat, penderita hipermetropi tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman dan produktif. Pemeriksaan mata secara rutin adalah kunci utama untuk menjaga kualitas penglihatan.