Heterochromia: Kondisi Unik pada Mata dengan Warna Berbeda

Oleh Hani | 01 Dec 2025

Heterochromia: Kondisi Unik pada Mata dengan Warna Berbeda

Heterochromia adalah kondisi ketika seseorang memiliki dua warna iris mata yang berbeda, baik antara mata kiri dan kanan maupun dalam satu mata yang sama. Kondisi ini dapat terjadi sejak lahir atau muncul seiring waktu. Meski terlihat mencolok, heterochromia umumnya tidak berbahaya dan tidak memengaruhi fungsi penglihatan.


Jenis-Jenis Heterochromia

1. Heterochromia Total

Pada kondisi ini, warna mata kiri dan kanan berbeda secara keseluruhan. Misalnya, satu mata berwarna cokelat dan mata lainnya biru.

2. Heterochromia Parsial / Sektoral

Dalam satu iris, terdapat dua warna berbeda pada bagian yang berbeda. Contohnya, iris berwarna cokelat dengan satu sektor kecil berwarna hijau.

3. Heterochromia Sentral

Warna di bagian tengah iris (sekitar pupil) berbeda dengan warna bagian luarnya, membentuk cincin warna yang berbeda.


Penyebab Heterochromia

1. Genetik (Sejak Lahir)

Banyak kasus heterochromia terjadi secara alami. Perbedaan distribusi melanin—pigmen yang memberi warna mata—menjadi penyebab utama.

2. Faktor Kesehatan

Meski jarang, heterochromia dapat disebabkan oleh kondisi medis tertentu seperti:

  • Sindrom Horner

  • Glaukoma atau pengobatannya

  • Neurofibromatosis

  • Cedera atau peradangan mata

Jika heterochromia muncul secara tiba-tiba, pemeriksaan dokter mata sangat dianjurkan.

3. Trauma atau Operasi

Cedera fisik, operasi, atau infeksi pada mata dapat mengubah jumlah pigmen sehingga memengaruhi warna iris.


Fakta Menarik Tentang Heterochromia

1. Hanya sekitar 1% populasi dunia yang mengalaminya

Karena tergolong langka, kondisi ini sering dianggap unik dan menarik secara estetika.

2. Umum ditemukan pada hewan

Kucing, anjing (terutama Siberian Husky), dan kuda lebih sering memiliki heterochromia dibanding manusia.

3. Tidak selalu memengaruhi penglihatan

Kebanyakan penderita heterochromia tidak mengalami gangguan penglihatan sama sekali.

4. Bisa berubah dari waktu ke waktu

Pada beberapa orang, warna mata bisa berubah seiring bertambahnya usia atau akibat perubahan kondisi kesehatan.

5. Dapat menjadi ciri keturunan keluarga

Jika seseorang terlahir dengan heterochromia genetis, kemungkinan anak atau keturunan lain juga dapat mengalaminya.

6. Dikenal sebagai ciri estetika di dunia seni dan hiburan

Beberapa selebritas dan tokoh publik memiliki heterochromia, yang membuat tampilannya berbeda dan mudah dikenali.


Apakah Heterochromia Berbahaya?

Pada sebagian besar kasus, tidak. Heterochromia bawaan umumnya aman dan tidak memerlukan perawatan. Namun, jika perubahan warna mata terjadi secara mendadak, penting untuk memeriksakan diri karena bisa menjadi tanda gangguan kesehatan pada mata atau saraf.


Kesimpulan

Heterochromia adalah kondisi langka dan unik yang membuat warna mata seseorang terlihat berbeda. Baik dalam bentuk total, parsial, maupun sentral, kondisi ini biasanya tidak membahayakan. Menariknya, heterochromia juga merupakan kombinasi warna alami mata yang jarang ditemukan sehingga menjadi daya tarik tersendiri.

Jika perubahan warna mata terjadi tiba-tiba atau disertai keluhan lain, pemeriksaan ke dokter mata diperlukan untuk memastikan kondisi kesehatan tetap aman.